Menteri Agama Resmikan Gedung PHTC dan SBSN MAN 23 Al-Azhar Asy-Syarif, Perkuat Mutu Pendidikan Madrasah.

Jakarta — MAN 23 Al-Azhar Asy-Syarif Jakarta Selatan kembali mencatat momentum penting dalam penguatan layanan pendidikan melalui peresmian Gedung PHTC dan pembangunan fasilitas melalui program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi simbol penguatan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan madrasah.
Kepala madrasah bersama dewan guru serta tenaga kependidikan menyambut hadirnya gedung dan ruang belajar baru dengan penuh rasa syukur dan optimisme. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal, nyaman, serta adaptif terhadap kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Pembangunan fasilitas pendidikan melalui program SBSN merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional. Program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian negara terhadap penguatan kualitas pendidikan madrasah agar mampu tumbuh menjadi lembaga pendidikan unggul dan berdaya saing.
Pembangunan infrastruktur pendidikan tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif dan modern bagi peserta didik.
Kegiatan peresmian turut dihadiri Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Direktur Pendidikan Islam Nyayu Khodijah, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah, Wakil Duta Besar Mesir Amr Ahmad Mukhtar, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta Adib.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan bahwa madrasah memiliki kapasitas yang tidak kalah dengan sekolah umum. Menurutnya, madrasah tidak hanya membangun aspek akademik, tetapi juga membentuk karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual peserta didik.
“Semua bisa dilakukan oleh madrasah, dan apa yang dilakukan sekolah bisa dilakukan oleh madrasah. Namun tidak semua yang dilakukan madrasah sanggup dilakukan oleh sekolah,” ujar Menteri Agama.
Menteri Agama juga menekankan pentingnya keteladanan guru dalam proses pendidikan. Guru madrasah tidak hanya bertugas mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan nilai dan teladan dalam kehidupan peserta didik.
Kepala MAN 23 Al-Azhar Asy-Syarif Jakarta Selatan, Haniah Mase, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan pemerintah terhadap penguatan sarana pendidikan madrasah. Menurutnya, hadirnya Gedung PHTC dan fasilitas SBSN menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan MAN 23 Al-Azhar Asy-Syarif.
“Alhamdulillah, hadirnya fasilitas baru ini menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap penguatan pendidikan madrasah. Kami optimistis sarana yang semakin baik akan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran, pengembangan potensi peserta didik, serta penguatan identitas MAN 23 Al-Azhar Asy-Syarif sebagai madrasah yang unggul dalam akademik, keislaman, dan wawasan global,” ungkap Haniah Mase.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan sarana pendidikan harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, serta penguatan budaya akademik di lingkungan madrasah.
Peresmian Gedung PHTC dan fasilitas SBSN ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi MAN 23 Al-Azhar Asy-Syarif Jakarta Selatan untuk terus berkembang sebagai madrasah yang adaptif terhadap perubahan zaman, unggul dalam prestasi, serta mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berilmu, dan siap menghadapi tantangan global.

